Tembang Jowo Lir ilir

Lirik gan makna tembang jawa lir ilir

Lir ilir ( karya Kanjeng Sunan Kalijaga )

Lir-ilir, lir-ilir
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…

Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,!
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…

lir -ilir, lir-ilir

tandure wus sumilir

tak ijo royo-royo

tak sengguh temanten anyar

Bait di atas di atas secara harafiah menggambarkan hamparan tanaman padi di sawah yang menghijau, dihiasi oleh tiupan angin yang menggoyangkannya dengan lembut. Tingkat ke-muda-an itu dipersamakan pula dengan pengantin baru. Jadi ini adalah penggambaran usia muda yang penuh harapan, penuh potensi, dan siap untuk berkarya.

ayo bangun bangun dari kesadaran, apa yang ditanam sudah mulai tumbuh dan bersemi hingga ramai berbondong bondong orang mulai masuk agama islam

hingga pada jaman itu menjadi hangat membentuk ukhuwah islam yang kuat saling menghargai.

Bocah angon, bocah angon

penekno blimbing kuwi

lunyu-lunyu penekno

kanggo mbasuh dodot-iro

Anak gembala, panjatlah [ambillah] buah belimbing itu [dari pohonnya]. Panjatlah meskipun licin, karena buah itu berguna untuk membersihkan pakaianmu.

Buah belimbing yang seringkali bergigir lima itu melambangkan lima rukun Islam; dan sari-pati buah itu berguna untuk membersihkan perilaku dan sikap mental kita. Ini harus kita upayakan betapapun licinnya pohon itu, betapapun sulitnya hambatan yang kita hadapi.

Anak gembala dapat diartikan sebagai anak remaja yang masih polos dan masih dalam tahap awal dari perkembangan spiritualnya. Konotasi inilah yang sering muncul seketika bila orang Jawa menyebut ‘bocah angon’.

Namun pengertiannya dapat pula ditingkatkan menjadi pemimpin, baik pemimpin keluarga, tokoh masyarakat, ataupun pemimpin formal dalam berbagai tingkatan.

sentral dari semua tatanan itu adalah kepempinan dari paling kecil (keluarga) harus bisa mengajarkan agama sebagai pedoman akhlak

Dodot-iro, dodot-iro

kumitir bedah ing pinggir

dondomono, jlumatono

kanggo sebo mengko sore

Pakaianmu berkibar tertiup angin, robek-robek di pinggirnya. Jahitlah dan rapikan agar pantas dikenakan untuk “menghadap” nanti sore.

“Sebo” adalah istilah yang dipergunakan untuk perbuatan ‘sowan’ atau menghadap raja atau pembesar lain di lingkungan kerajaan.

Makna pakaian adalah perilaku atau sikap mental kita. Menghadap bermakna menghadap Allah. Nanti sore melambangkan waktu senja dalam kehidupan, menjelang kematian kita’

pakaian disini juga bisa diratikan akhlak, yang kadang dalam kehidupan yang kita jalani itu khilaf dari disengaja atau tidak, dzohir maupun batin, yang nampak atau tidak, dan yang kita ingat maupun yang kita sudah lupa ayo kita perbaiki kita benahi sebagai bekal masa akhir kita

Mumpung padhang rembulane

mumpung jembar kalangane

Manfaatkan terang cahaya yang ada, jangan tunggu sampai kegelapan tiba. Manfaatkan keluasan kesempatan yang ada, jangan menunggu sampai waktunya menjadi sempit bagi kita.

seperti apa yang di kandung dalam Surah Al-‘Asr

file lagu bisa di download disini <<<<

Pos ini dipublikasikan di CINTA INDONESIA, ISLAMI dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s