MESYUKURI NIKMAT LAHIR DAN PUASA SENIN DAN KAMIS

MESYUKURI NIKMAT LAHIR DAN PUASA SENIN DAN KAMIS

Mensyukuri nikmat lahir adalah kewajiban sebagai manusia untuk bersukur dari apa yang sudah diciptakanNya untuk kita. Dan ternyata juga di suratkan dalam Al-Quran sebagai berikut :

WALLOHU AKHROJAKUM MIN BUTHUUNIHI UMMAHATIKUM LAA TA’LAMUUNA SYAI-AN WAJA’ALA LAKUMUS SAM’A WAL ABSHOORO WALAF IDATA LA’ALLAKUM TASYKURUUNA- (QS.AN-NAHL/16:78)

Artinya :

Alloh telah mengeluarkan kamu dari perut Ibumu ( dilahirkan) dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun dan Dia(Alloh) memberikan kepada kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu BERSYUKUR

Mensikapi perintah untuk kita bersyukur karena kita diberikan lebih dari yang awalnya tidak mengerti apa-apa sampai kita bisa mengerti dengan diberikannya sarana mendengar,melihat dan merasa. Seperti telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan hati untuk merasa dan anggota tubuh yang lain yang menjadikan kita merasakan nikmat yang menjadi anugrahNya.

Bagaimana dan seperti apa seharusnya cara kita mensyukuri nikmat lahir ini ???

Dan seharusnyalah kita selalu mengambil contoh dengan apa yang sudah dicontohkan Rosullulloh Muhammad SAW, seperti yang diperintahkan dalam firmannya dalam Al-Quran sebagai berikut :

LAQON KAANA LAKUM FII ROSUULILLAAHI USWATUN HASANATUN LIMAN KAANA YARJULLOOHA WAL YAUMAL AAKHIRO WADZAKAROLLOHA KATSIIRO

( Q.S. AL-AKHZAB/33 :21).

Artinya :

Sesungguhnya telah ada pada diri Rosulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharap-harap Rohmat Alloh dan kedatangan hari Qiyamat dan dia banyak Berdzikir kepada Alloh.

Dan bagaimanakah cara kita memulai mensyukuri nikmat lahir yang dicontohkan Rosululloh Muhammad SAW???

Memang dalam berpedoman dalam hidup itu Al-quran adalah tuntunan yang menjelaskan dengan tersurat dan tersirat  serta Hadits (bahasa Arab: الحديث, ejaan KBBI: Hadis) adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad. Hadits sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur’an.  Dan dalam dari keterangan hadist  berikut ini kita dapat mencontoh dalam mensyukuri nikmat lahir :

‘AN ABI QOTADATAL ANSHOORI RODLIYALLOOHU’ANHU : ANNA ROSULULLOOHI SHOLLALLOOHU ALAIHI WASALLAM, SU-UILA ‘AN SHOUMI YAUMIL ITSNAINI FAQOOLA DZAALIKA YAUMUN WULID TU FIIHI WA BU-ITSTU FIIHI WA UNZILA ‘ALAIYA FIIHI.

( Rowahu Muslim/Kitab Bulughul Marom/Bab Shoumut Tathowwu’/hadits no.699).

Artinya :

Keterangan dari Abi Qotadah Al Anshori RA, Sesungguhnya Rosululloh SAW ditanya tentang puasa hari Isnen. Maka Beliau bersabda,” dihari Isnen itu saya dilahirkan dan saya diangkat menjadi Rosululloh, dan diturunkan pada saya pada hari itu Al-Qur’an.

Jadi sudah cukup jelas mengapa rosululloh berpuasa pada hari Isnen, salah satu alas an belaiu motivasi/niat-nya menyukuri NIKMAT KELAHIRAN DIRINYA.

(selain menyukuri nikmat diangkat menjadi Rosul dan diturunkannya Al Quran pada dirinya).

Dan juga dari keterangan hadist berikut :

Dari Aisyah ra. Nabi saw. memilih puasa hari senin dan hari kamis. (H.R. Turmudzi)[4]

Dan lebih jelas lagi dari keterangan hadist dibawah ini tentang Puasa hari senin dan kamis :

Dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Janganlah kamu berpuasa pada hari Jum’at, melainkan bersama satu hari sebelumnya atau sesudahnya.” [9]

Dari Aus Radhiallahu ‘anhu, dia mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jumat: pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku”, para shahabat bertanya: “wahai Rasulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau sudah hancur (sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat), Beliau menjawab: “sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’ala mengharamkan kepada bumi untuk memakan (menghancurkan) jasad para Nabi.” [HR, “al-Khamsah]

Jadi  jika kita bisa ambil pelajaran dari semua keterangan di atas maka dapat kita simpulkan untuk kita mensyukuri nikmat lahir yang dicontohkan Rosululloh Muhammad SAW dengan berpuasa Hari Senin dan Kamis dan juga pada hari kelahiran kita sendiri. Dan ini yang menjadi dasar  tentang puasa pada hari senin dan kamis.

Pos ini dipublikasikan di ISLAMI dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke MESYUKURI NIKMAT LAHIR DAN PUASA SENIN DAN KAMIS

  1. lulusyahputri berkata:

    Allah Kareem ….benar2 luar biasa nikmat yang di dapat dari manfaat puasa senin kamis

    /lu2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s